Menjalankan Bisnis Jemput Bola (Bisnis Keliling). Ini Empat Tipsnya...


Bagaimana cara memulai bisnis keliling? Pada masa silam, jika ada kebutuhan maka konsumen yang akan mendatangi pedagang atau penjual. Tapi, seiring berkembangnya zaman, dimana kesibukan tata kota yang makin padat membuat pelanggan atau konsumen susah untuk meluangkan waktu untuk membeli barang atau jasa yang diinginkannya. Dari sinilah muncul cara baru menggaet konsumen untuk membeli barang atau memakai jasa yang diperlukan, yaitu dengan cara jemput bola.
Menjemput bola atau mendatangi pelanggan yang membutuhkan merupakan hal yang wajar saat ini. Lihatlah Gojek yang dapat dipesan kapan dan kemana pun kita mau, Tukang jahit keliling yang mendatangi langsung pelanggannya, atau Noelpets yang membuka jasa grooming alias salon anjing.

Anda berminat menggeluti bisnis jemput bola ini? Berikut adalah empat tips dalam menjalankan bisnis keliling:
1.  Mulai Dari Yang Dikenal:
Untuk menggeluti suatu bisnis sebaiknya bisnis itu Anda kenal dengan baik. Karena dengan mengenal bisnis ini Anda tidak akan meraba-raba lagi bagaimana menjalankan bisnis yang ingin Anda jalankan.

Misalnya saja Anda suka dunia otomotif. Yang secara tidak langsung membuat Anda hobi merawat mobil dengan baik dan benar. Nah, dari hobi ini dapat Anda dapat jadikan ladang bisnis. Misalnya saja bisnis membuka salon mobil keliling.
2. Promosi:
Ya, ini merupakan hal terpenting dalam mengembangkan bisnis Anda. Promosikanlah jenis usaha Anda, baik itu melalui media sosial, bisa juga dengan membagikan brosur atau bisa juga dengan mempromosikannya di situs jual beli online yang sedang marak saat ini.
3. Hitung Kepraktisan:
Sebelum memulai bisnis keliling ini, ada baiknya Anda pikirkan terlebih dahulu apakah bisnis keliling ini lebih banyak manfaatnya dibandingkan diam ditempat menunggu pelanggan atau konsumen.
Hitung baik dan buruknya, misalnya saja kalau diam di suatu tempat, Anda tinggal menunggu pelanggan datang, sedangkan kalau bisnis keliling Anda harus mendatangi pelanggan satu persatu yang menyebabkan mobilitas Anda tinggi. Tapi, disatu sisi dengan bisnis keliling Anda tidak perlu menyewa tempat, sedangkan berjualan di suatu tempat Anda harus membayar sewa.
4. Berbasis Komunitas:
Jenis usaha yang ingin Anda kembangkan harus dikenal banyak orang. Ini akan lebih mudah jika bisnis yang Anda jalankan sudah ada komunitasnya. Kalau sudah ada komunitasnya, pelanggan akan datang sendiri. Terlebih jika jasa yang diberikan bagus, promo mulut ke mulut akan membuat bisnis Anda akan bertambah laris. Baca Juga: Bisnis Yang Tidak Sepi Pembeli Dan Menguntungkan? Bisnis Kopi Bisa Anda Coba!

Subscribe to receive free email updates: